Arsenal Ingin Bisa Langsung MUdah Ke Final

The Gunners Arsenal akan menjalani pertandingan di ajang Piala FA Cup dengan berhadapan melawan Reading di babak semifinal pada akhir pekan ini. Menanggapi pertandingan ini pelatih Arsene Wenger tidak ingin para pemainnya mengalami kesulitan saat menjalani laga. Permainan dengan level yang lebih baik dimiliki oleh tim Gudang Peluru atas Reading yang menjadi tim divisi kedua Liga Inggris dianggap akan menguntungkan Arsenal untuk bisa langsung berada di final. Untuk itu serangan tajam menjadi permainan yang diteraptakan oleh Wenger kepada para pemainnya di laga ini.

Arsenal musim ini akan sangat berkesempatan untuk bisa kembali menjadi juara di ajang Piala FA Cup setelah ajang ini hanya diikuti tim terkuat Liverpool sebagai tim Liga utama. Menghadapi Reading di babak semifinal, Arsenal sudah cukup baik untuk bisa mendapatkan kemenangan penting di Wembley. Tidak akan ada laga tambahan jika kedau tim bisa mendapatkan hasil imbang pada laga 2×45. Perpanjangan waktu akan dijalani Arsenal jika ditahan imbang. Namun hasil ini tidak ingin didapatkan oleh Wenger karena The Gunners memiliki para pemain yang lebih baik dibandingkan dengan Reading yang menjadi tim dikasta kedua. Namun Wenger juga tidak ingin meremehkan Reading dan menyatakan kepada timnya untuk langsung bisa mendapatkan gol pada awal pertandingan.

“Reading akan menjadi tim yang sulit jika kami membiarkan mereka berhasil mendapatkan gol pertama. Melihat dari segi permainan maka Arsenal bisa lebih unggul dan akan memberikan serangan yang cukup baik agar bisa langsung lolos ke final. Permainan yag cukup sempurna didapatkan tim pada laga di Liga Utama dan hasil ini tidak ingin menjadi buruk pada pertandingan nanti. Sebagai tim yang cukup mengejutkan Reading akan memainkan permainan yang cukup sukit untuk Arsenal. Akan tetapi kinerja yang diberikan itu tidak akan mudah didapatkan dan Arsenal akan bisa melewati musim akhir dengan sangat baik dan juga para pemain sudah siap menjalani laga panas nanti”. Ucap Santi Arsene Wenger kepada CNN.