Cafe Manja Pertama di Jepang

IBCBET Bonus 5% – Jepang adalah salah satu negara yang terkenal dengan kebebasan untuk berekspresi dalam segala hal termasuk seksual. Baru-baru ini di ibukota Jepang Tokyo baru saja meresmikan salah satu cafe yang disebut dengan “cafe manja”. Cafe manja tersebut memberikan berbagai layanan yang tidak biasanya.

Menurut salah satu media di Jepang, toko dengan konsep baru tersebut menawarkan pelanggannya berdua dengan seorang gadis dengan biaya 9.000 yen selama satu jam di tempat tidur berukuran kubus. Namun demikian sang pemilik toko mengatakan tidak ada seks dan itu hanyalah sebuah kesempatan diberikan untuk berpelukan dengan salah satu gadis muda yang disediakan oleh cafe tersebut.

Menurut manajer cafe tersebut, gadis-gadis yang disediakan rata-rata berumur 17 sampai dengan 25 tahun dan sementara tidak ada seks yang ditawarkan. Untuk sedikit tambahan tersedia menu layanan untuk berpelukan. Para gadis-gadis tersebut akan mengenakan berbagai kostum misalnya, seragam sekolah, pakaian dalam dan sailor moon. Ada menu ekstra tertentu untuk gadis-gadis yang dipilih atas permintaan pelanggan.

Beberapa tambahan menu lain itu adalah, para pelanggan khususnya pria dapat menidurkan kepalannya dipangkuan gadis yang dipilih hanya dengan tambahan $13 untuk setiap 3 menit. Disamping itu para pria akan mendapatkan perlakuan seperti pijat refleksi, dibelai oleh para gadis dan memegang tangan secara gratis.

Untuk sebagian orang mungkin menganggap hal ini adalah sesuatu yang aneh dan hanya bisa diimpikan sebagian kecil oleh orang-orang yang datang untuk berharap banyak. Ternyata manajer cafe tersebut mendapatkan ide tersebut setelah membaca tentang “The Snuggery” pelayanan meringkuk berbasis di Amerika Utara.

Dia menunjukkan bahwa setiap orang baik-baik saja dengan membayar untuk mendapatkan terapi, pijat atau perawata di SPA dan semua pengalaman yang sangat intim dan pribadi. Tapi dengan cafe manja ini,” Anda bisa mendapatkan tubuh anda digosok, dibungkus, dipetik, dibelai dan mengapa tidak melakukan hubungan intim?” kata sang manajer. Karena jika anda melakukan hubungan intim, ini bukan sesuatu yang komoditi, karena itu terlalu dekat dengan seks.

Dia mengatakan masuk akal bahwa orang akan membayar untuk layanan ini, karena setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda. Penasaran? Silakan berkunjung ke Tokyo.