Guardiola Merasa Beruntung Bisa Melatih City

PREMIER INGGRIS 2017 – Terdapat beberapa alasan mengenai keagresifan Manchester City selama menjalani berbagai kompetisi di akhir musim ini. Hal tersebut tidak luput dari kepelatihan Josep Guardiola. Namun di tahun sebelumnya, Pep sempat mengalami kegagalan dalam membawa The Citizen menghasilkan satu gelar juara. Alhasil, City pun harus bertahan di peringkat ketiga pada kompetisi Premier Inggris, berhenti di babak semifinal Piala FA, dan menguasai posisi keempat di Piala Liga serta terhenti di sesi 16 besar Liga Champions. Hasil itu lantas membuat para pemain The Citizen mengaku kesal atas kegagalan mereka di musim sebelumnya. Namun peningkatan performa impresif mulai ditunjukan oleh City dalam melakoni derby di tahun depan nanti.

Berkat kepelatihan Pep, City mulai merasakan perubahan yang cukup besar di musim ini. Mereka juga mengharapkan walau raihan titel juara mampu mereka dapatkan meskipun harus dibebani kesulitan apapun. Disisi lain, kehadiran beberapa pemain baru di bulan Januari lalu membuat permainan City kian semakin tajam. Sergio Augero dan lainnya kini mengaku senang dalam menguasai posisi teratas pada klasemen sementara. Mereka juga mampu meloloskan diri ke babak knockout Liga Champions yang masih menyisakan dua kali persaingan lagi. Adapun di Piala Liga, asuhan Pep juga meneruskan kansnya di babak perempatfinal.

Sementara itu, Guardiola mengaku beruntung bisa melatih tim seperti The Citizen. Menurut pendapatnya bahwa ini merupakan keagresifan City selama mengakhiri berbagai kompetisi. Menurut BANDAR SBOBET INDONESIA – ” Di akhir tahun lalu, kami sulit dan jarang mendapatkan kemenangan di suatu derby. Namun beranjak di musim 2017/2018, kami kelihatan mampu mencakup banyak gelar serta point yang penuh di ajang domestik. Apalagi, City masih memiliki Kelechi Iheanacho dan Aleix Garcia yang bertugas di barisan lini tengah. ” Yang penting adalah dapat bekerja sama dan memberikan peluang emas di laga manapun “, Tegasnya kembali. ( JH ).