Korea Selatan Sedang Incar Pelatih Asing

Korea Selatan Sedang Incar Pelatih AsingAgen Bola Piala Dunia 2014 : Korea Selatan sedang mencari pelatih untuk membawa tim menjadi lebih baik lagi setelah harus gagal pada perjalanan di Piala Dunia Brasil 2014. Nama pelatih yang terkuat untuk menangani Korsel adalah Frank Rijkaard dari Belanda. Nama Rijkaard menjadi yang utama setelah perundingan yang dilakukan oleh KFA sebagai asosiasi sepakbola di korea Selatan.

Sebelumnya Korea Selatan di latih oleh Hong Myung-bo dan sebagai pelatih pria asal Korea Selatan ini tidak berhasil mendapatkan keberhasilan bersama negaranya. Hong Myung-bo pun tidak ingin melanjutkan kepelatihannya dan keluar dari kursinya ini. Untuk bisa mengisi kursi yang kosong, rapat untuk mendapatkan pelatih baru di lakukan oleh KFA. Banyak pelatih yang sedang di bicarakan akan menjadi pelatih di negeri gingseng ini. Bahkan ada pelatih dari dalam negeri untuk kembali menjabat di kursi kepelatihan. Tetapi nama pelatih ini ternyata tidak dalam pilihan KFA untuk menjadi pelatih yang bisa membawa Korsel lebih baik lagi.

“Sejauh ini kami sedang mencari dan mengumpulkan pelatih berkelas untuk tim kami. Namun dari serangkain pelatih yang kami dapatkan untuk menjadi kandidat maka kami tampilkan 3 dari nama peletih untuk menjadi yang terbaik di Asia. Nama pelatih ini sedang dalam pembicaraan dan sedang dalam konfirmasi. Namun untuk lebih pastinya kami belum ingin memberikan siap nama pelatih yang akan menjabat pada pertandingan penting yang akan kami jalani di Piala Asia”. Ungkap Ketua KFA Lee Yong-soo seperti yang sudah di tulis oleh Agen Bola Piala Dunia 2014.

Di beritakan bahwa dari tiga nama yang ada selain Frank Rijkaard masih ada dua nama lagi yaini Martin Jol dan Neil Lennon. Setelah memastikan siapa pelatih Korea Selatan, harapan di berikan kepada pelatih asing kali ini. Setelah pelatih Guus Hiddink berhasil mendapatkan prestasi pada ajang Piala Dunia 2002 lalu menjadi semifinalis di kala itu menjadikan sebuah pencapaian terbaik bagi Korea Selatan yang di kala itu menjadi tuan rumah.