Liverpool Harus Bisa Kalahkan Arsenal

Pertandingan yang akan dijalani oleh Liverpool melawan Arsenal sudah tidak ada kata lain selain menang jika masih ingin bersaing di peringkat empat besar. Hal ini dilihat dari lima angka yang sudah ditinggalkan oleh Manchester United. Untuk itu pelatih Brendan Rodgers menyatakan kepada para anak asuhnya untuk bisa memenangkan pertandingan di Emirate Stadium dan kembali bersaing untuk bisa naik ke posisi empat besar. Akan tetapi jika tidak bisa menang dan bahkan harus mendapatkan kekalahan di laga ini maka sudah buyar kesempatan yang di miliki Liverpool untuk bisa mengejar ketertinggal dengan sisa laga delapan angka.

Selama ini Liverpool masih berusaha keras untuk bisa mendapatkan posisi empat besar kelasemen agar kembali ke Liga Champions Eropa. Kemenangan di cicil oleh The Reds untuk bisa berhasil ke posisi empat besar. Sebelumnya posisi ke delapan menjadi miliki Liverpool dan hasil kemenangan menjadikan Si Merah berhasil ke posisi lima kelasemen. Namun kekalahan atas Manchester United menjadikan Si Merah harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan hasil maksimal yang lebih baik. Untuk laga melawan Arsenal pun menjadi laga yang paling menentukan bagi The Reds untuk bisa kembali bersaing dengan ketat dan kemenangan menjadi hasil mati yang harus didapatkan Liverpool jika masih ingin bermain di Liga Champions musim depan.

“Saya menekankan kepada para pemain bahwa laga ini akan menjadi pertandingan terpenting yang akan dijalani oleh tim. Tidak ada yang lebih penting untuk mendapatkan pertandingan kali ini dengan kinerja yang sudah didapatkan. Menatap kekalahan dari United, kami harus lebih berkaca untuk bisa kembali menang dan targetnya adalah di laga melawan Arsenal. Tim ini tidak mungkin tidak bisa dikalahkan karena mereka juga sedang tertekan berada di peringkat ke tiga dengan selisih satu angka dari United. Untuk itu laga ini seakan tidak dimainkan dikandang mereka namun pertandingan ini bebas dan menjadi laga hidup mati bagi posisi tim di kelasemen”. Ungkap Rodgers kepada media BBC.