Pochettino Ungkap Kekalahan Spurs Bukan Formasi Pemain

LIGA EUROPA 2016  – Mauricio Pochettino terus menyusun formasi yang sama terhadap tim asuhannya sendiri meskipun klubnya harus kalah telak atas kubu Borussia Dortmund pada akhir pekan ini. Manager Tottenham itu tidak ingin dipermasalahkan mengenai formasi yang ia terapkan terhadap timnya sendiri. Spurs harus dibungkam klub Liga Jerman dengan kedudukan kosong-tiga usai bermain di Signal Iduna Park pada tanggal 11 Maret 2016 tadi malam dalam leg perdana sesi 16 besar Liga Europa. Satu gol dari Marco Reus dan Pierre Emerick Aubameyang menjadikan The LilyWhites sulit untuk mengakhiri pertandingan di babak kedua pekan depan nanti meski bersaing di markas tim rivalnya itu. Kendati demikian, pernyataan mengenai formasi pemain pun semakin dibincangkan oleh banyak pihak.

Tersiar bahwa ada satu kesalahan fatal yang dilakukan Pocchetino sebelum menghadapi klub raksasa itu yaitu mengenai penetapan striker di barisan lini depan. Diberitakan oleh media Soccernet walau Pochettino tidak menurunkan penyerang yang berkualitas tinggi seperti Harry Kane, Erik Lemela beserta Mousa Dembele yang mana merupakan salah satu skuat utama selama ini. Sebagai penggantinya, Pochettino memainkan Son Heung Min, Nacer Chadli dan Josh Onomah untuk menuntaskan pertandingan kali ini. Dengan susunana formasi yang demikian, pelatih kelahiran Murphy itu akhirnya mendapatkan cemohaan besar dari para fans tersendiri.

Lamela, Dembele dan Kane baru diturunkan oleh Pochettino sejak mendekati menit-menit terakhir. Melihat ketinggalan gol yang sudah dialami oleh Spurs, Pocchetino lantas memberikan cerahan kecil kepada skuadnya itu untuk bisa tampil maksimal serta mengejar kedudukannya menjadi hasil imbang. Namun keinginan tersebut belum terwujud dengan jelas dan bahkan tersingkir dengan akhir skor yang mengejutkan. ” Sebelumnya, kami berencana untuk memasang trio pemain itu di barisan lini depan supaya laga nantinya tidak begitu sulit untuk dijalankan. Akan tetapi, pemikiran Pocchetino tidak sama dengan apa yang kami harapkan sebelumnya “, Ujar mantan pemain LilyWhites di media SkySports.

Dembele diturunkan saat menjalani menit ke 58. Sejak itu, Spurs harus bermain kosong-satu atas tim lawannya itu. Baru berjalan tiga menit kemudian, penambahan gol untuk kedua kalinya nyaris diciptakan pemain Dortmund dengan kepercayaan diri yang tinggi. Namun penurunan Dembele dan Lamela pun tidak membuahkan hasil yang maksimal. Mereka bahkan sulit untuk membalas ketinggalan gol tersebut. Alhasil, skor 0-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Menurut Taruhan Bola Dunia Indonesia – ” Sebuah kekecewaan besar buat kami semua. Memang harus bermain dengan kondisi yang buruk, namun mengenai susunan pemain itu tidak dapat mempersalahkan Pocchetino “. ( JH ).