Ribery Akui Dirinya Tidak Melakukan Pelanggaran Kasar

LIGA JERMAN 2016 – Pemain sayap Bayern Munchen yakni Franck Ribery tengah mendapatkan sorotan besar dari pihak tersendiri terkait soal pelanggaran kasar yang ia lakukan di arena pertandingan. Meski demikian, Winger terbaik ini mengaku dirinya tidak melakukan aski tersebut selama bermain di lapangan garis hijau. Pemain yang sudah mendekati usia 33 tahun ini sering terlibat dalam aksi pelanggaran kasar selama bermain di empat kali pertandingan di akhir musim ini. Dalam aksinya itu, Ribery tidak lain sering menggunakan kaki, lengan, tangan maupun siku untuk melukai pemain rival. Kejadian itu diberitakan kala Munchen berhadapan dengan Borussia Dortmund yang berhasil dimenangkan oleh rekan setimnya dengan hasil dua-kosong.

Kala itu, Ribery dinyatakan sudah dua kali melakukan pelanggaran kasar terhadap tim lawannya itu yang bernama Felix Passlack. Meskipun aksi yang ia lakukan itu tidak terbukti dengan jelas, wasit pun akhirnya menolak untuk memberikan kartu merah kepada winger Munchen itu. Melihat perlakukan dirinya itu, Ribery akhirnya mendapatkan teguran besar dari pelatih Munchen untuk tidak mengulangi aksi tersebut di derby musim depan nanti kendati ingin membawa timnya mencakup kemenangan besar. ” Permainan sepakbola memang sering terjadi pelanggaran. Namun itu bukan hal yang sengaja melainkan tidak disengaja dalam memberikan pelanggaran “, Tegasnya di situs resmi klub ketika mendapatkan pertanyaan dari wartawan sekitar.

” Saya memahami dengan benar walau saya harus memperbaiki kelakuan saya selama bermain di lapangan garis hijau “, Ujar Ribery di hadapan Sportbild. Setelah memberikan pernyataan terkait hal tersebut, Ribery tidak lupa membela diri sebelum informasi ini berakhir. Dia menegaskan kembali bahwa dirinya bukan sosok pemain yang kasar dalam dunia sepakbola. Oleh sebab itu dirinya pun akan mengubah segalanya dalam menyelesaikan tugas di barisan lini tengah. ” Banyak orang merasa saya adalah pemain yang suka melakukan pelanggaran kasar. Akan tetapi, ini harus dinilai lebih jauh lagi “, Tambahnya di akun twitternya pada hari Minggu lalu.

Ribery yang diduetkan bersama dengan Arjen Robben dan juga Douglas Costa lebih impresif dalam melakukan penyerangan ketat. Menurut TARUHAN BOLA SBOBET – ” Saya merupakan pemain yang tangguh dan untuk dari itu, banyak pemain lawan yang sulit untuk melewati pertahanan dari saya. Dengan kesempatan itulah, mereka berusaha untuk menghalangi saya dan dalam keadaan krusial itulah, saya tidak sengaja melakukan pelanggaran kasar terhadap mereka dan hingga akhirnya saya sering dikait-kaitkan dengan insiden tersebut selama bermain “, Ujar gelandang Jerman itu di media SkySports. ( JH ).