Ultras Juventus Ejek Petinggi Tim, Karena Harga Tiket Akan Dinaikkan

LIGA ITALIA 2019 – Hubungan antara suporter garis keras Juventus dengan Agnelli, presiden Juventus sedikit ada ketegangan. Grafiti bernada mengejek yang dibuat oleh para suporter itu merupakan penyebab ketegangan antara kedua belah pihak.

Aksi nekat para suporter penghuni tribun utara Stadion Allianz itu adalah puncak atas protes mereka selama beberapa minggu tentang kenaikan harga tiket.
Para ultra biasanya melakukan protes dengan cara diam selama 39 menit pertama sebuah laga, dan tidak memberikan dukungan sorakan dalam 39 menit itu. benar-benar hening.

Situasi semakin kian memanas kala laga Juventus vs Udinese, pada hari Sabtu 9 Maret 2019 dini hari WIB. Seisi stadion memilih untuk mengejek para suporter di tribun utara yang lebih memilih untuk terdiam. Suporter di tribun pun kemudian membalas ejekan tersebut dan pada Minggu 10 Maret pagi, grafiti terlihat pada tembok stadion.

“Direktur-direktur inkompeten yang tidak memiliki rasa hormat untuk orang-orang. Anda memperlakukan kami seperti client dan kami berharap kami memberikan dukungan? Itu adalah hal konyol,” bunyi tulisan pada grafiti itu.

Selain tulisan itu, mereka pun juga menyamakan Presiden Direktur Andrea Agnelli itu seperti Cacing. Suporter di tribun utara juga memberikan ejekan kepada para suporter lainnya yang mana menyebutkan bawa para suporter di sana merupakan sebuah boneka dan juga budak dari Agneli.

MENURUT AGEN BOLA TERPERCAYA – Aksi protes itu sempat dikabarkan bakal terus berlanjut ketika laga Juventus menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua di babak 16 besar Liga Champions musim 2018-2019, pada hari Rabo 13 Maret dini hari WIB. Akan tetapi, Ultras Juventus yang menamakan diri mereka Drughi, itu memastikan bahwa aksi protes itu akan ditunda untuk semengara demi memberikan dukungan penuh karena Juventus sudah tertinggal agregat 2-0 dari Atletico Madrid.