URRUTI

LIGA SPANYOL 2019 – Urruti salah satu kper dari Suku Basque yang menjadi legenda di FC Barcelona selain Andoni Zubizarreta. Lahir dan besar di Guipuzcoa, San Sebastian pada 17 Februari 1952. Urruti sempat bermain di klub asal daerah Basque, Real Sociedad dan Espanyol, ebelum akhirnya belabuh ke FC Barcelona pada tahun 1981. Bagusnya permainan Urruti membawa dirinya pada penghargaan pribadi, Don Ballon Award sebagai lambang supremasi pemain terbaik Spanyol pada awal tahun 1981.

Begitu bergabung dengan FC Barcelona, urruti tidak lantas menjadi kiper utama sebab Pedro Artola masihmenunjukkan kualitasnya kala itu. Pada muim pertama Urruti hanya memperoleh 7 caps di La Liga dan Piala Winner dengan hasil tidak begitu bagus, yaitu 3 kali menang, 3 kali imbang, dan 1 kali kalah. Kekalahan diperoleh dari Real Madrid dengan skor 1-3. Akan tetapi, pada paruh kedua musim 1982/83, Urruti tampil sebagai starter hingga musim tersebut berkahir. Bahkan ketika Udo Lattek, pelatih saat itu, hengkang dan digantikan oleh Cesar Menotti, Urruti tetap menajsi starter.

Pada musim ketiganya di FC Barcelona, Urruti sukses meraih penghargaan pribadi berupa Trofi Zamora atas sedikitnya gol yang bersarang di gawangnya, dengan jumlah kebobolan 26 gol di La Liga. Dalam karier Urruti, ada dua pertandinganLa Liga pada jornada 30, 24 Maret 1985. Saat itu pertandingan melawan Real Va;;adolid do Stadion Muncipal de Zorilla. Urruti berhasil memblok tendangan penalti Jorge Albert Gonzales atau biasa dipanggil Magico Gonzales. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan FC Barcelona. Kemenangan tersebut memastikan raihan gelar La-Liga ke 10 bagi FC Barcelona dengan empat perandingan sisa. Perolehan itu tidak pernah bisa dimenangkan selama 10 musim sebelumnya. Atas keberhasilan Urruti tersebut,munculah pujian dari fans FC Barcelona kepadanya melalui komentator radio bernama Joaquim Maria Puyal, “ Urruti t’estimo!” yang artinya “Urruti saya cinta kepadamu”.

Kejadian penting kedua yaitu saat final European Cup atau sekarang disebut Liga Champion pada 7 Mei 1986 melawan Steaua Bucharest di Sevilla. Pertandingan yang berjalan tanpa gol tersebut harus dilanjutkan dengan adu pinalti. Urruti sukses memblok 2 tendangan pemain lawan, sedangkan kiper lawan berhasil memblok 4 tendangan FC Barcelona. Pada musim berukutnya Urruti tersingkir dari posisi utama. Posisinya tergantikan oleh kiper asal Bosque lainnya, Andoni Zubizarreta.

Musim 1987/88 menjadi musim terakhir Urruti. Kemudian ia pensium karena tidak mendapat kesempatan bermain sekali pun di musim tersebut. Di tim nasional Urruti mendapat kesempatan dalam tiga ajang Piala Dunia, tahun 1978, 1982, dan 1986. Namun, dalam keempatan itu ia tidak pernah bermain karena hanya menjadi kiper cadangan.

MENURUT AGEN BOLA TERPERCAYA – Setelah pensiun, Urruti sempat menjadi tim sukses Jordi Pujol dalam pemilihan President Generalitat de Catalunya. Pada Mei 2001, Urruti meninggal dunia karena kecelakaan mobil di sekitar kota Barcelona. Ia meninggal saat berusia 48 tahun.