Zidane Belum Dapat Membawa Madrid Meraih Gelar Juara

LIGA SPANYOL 2016 – Sebelum menduduki kursi pelatihan Real Madrid, dimana Zinedine Zidane diyakinkan dapat membawa klubnya mencakup banyak titel juara. Namun pendapat itu tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Hingga saat ini, Madrid belum mampu menggeser kedudukan Barcelona yang masih menetap di puncak klasemen sementara. Melihat hal seperti itu, seperguruan Zidane yang pernah membela Timnas Prancis pada musim 1998 silam yakni Youri Djorkaeff menyebutkan bahwa Zidane bukan tipe yang pantas untuk memimpin klub raksasa seperti Los Blancos di Liga Spanyol. Kala itu, Prancis yang sukses menjadi juara di Piala Dunia musim lalu. Namun ungkapan dari eks pemain Inter Milan, Bolton dan PSG itu juga dilontarkan di media terkini yang menyebutkan bahwa Zidane belum sanggup membawa Madrid ke langkah kesuksesan.

Mantan skuad Bolton itu juga mengakui soal Zidane yang tidak mempunyai banyak waktu dalam membawa tim asuhannya itu melakoni derby domestik dengan raihan point yang memuaskan. Hingga pada akhirnya, mereka harus selisih sepuluh point dari klub Barcelona dan berbeda satu angka dari klub Atletico Madrid yang mampu menduduki peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia. ” Seperti yang saya ketahui, kalau Zidane bukan salah satu pelatih yang pantas untuk Real Madrid. Ini dapat dilihat dari kedudukan posisi mereka di klasemen sementara yang mana masih bertengger di urutan ketiga dengan torehan 66 point dari 30 kali pertandingan yang sudah mereka akhiri sebelumnya “, Jelas Djorkaeffk kembali.

Disamping itu, kehadiran Zidane di Santiago Bernabue berawal dari pertengahan musim ini. Sebelumnya, Los Blancos telah dipimpin oleh Carlo Ancelotti dengan waktu yang cukup lama sebelum digantikan Rafael Benitez. Namun melihat performa Madrid yang kian semakin buruk dalam mengakhiri berbagai ajang manapun, Benitez akhirnya mendapatkan surat pemecatan dari pihak petinggi klub. Kehengkangan Benitez nyaris dikuasai oleh Zidane yang merupakan pelatih ketiga dalam musim 2015/2016 ini. ” Dia memang cocok untuk menjadi pelatih apalagi Manager. Akan tetapi, dia tidak pantas untuk melatih tim besar seperti Real Madrid “.

Sejak kedatangannya, latihan yang diberikan Zidane terhadap para pemain Los Vikingos dinilai tidak begitu mengecewakan. Dia sukses membawa Madrid mencakup sebelas kali keberhasilan beruntun di La Liga dari 14 kali persaingan yang sudah dilakoni Toni Kroos dan dkk. Menurut pasar taruhan bola online – ” Begitu menjadi pelatih yang ingin mendapatkan pujian besar dari pihak tersendiri. Namun ini cukup berat bagi Zidane dalam membawa tim besutannya itu mencakup banyak titel, salah satunya adalah piala domestik “, Ujar Djorkaeff yang diakhiri Marcelo dan juga Luka Modric. ( JH ).