3 Pemain Yang Jadi Incaran Barca & Real Madrid, Nomor 1 Messi-nya Orang Jepang

Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika rivalitas antara Barcelona dan juga Real Madrid itu adalah yang paling terpanas yang ada di jaga sepakbola. Persaingan kedua tim ini tidak hanya sekedar dalam hal merebutkan kemenangan di atas lapangan saja, atau dalam hal perburuan gelar, akan tetapi bahkan juga dalam hal perekrutan pemain anyar.

Sama-sama mempunyai kekuatan finansial yang sangat luar biasa besar, menjadikan Barcelona dan juga Real Madrid sangat sering berseteru dalam hal mendaratkan pemain anyar. Jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2019, kedua tim itu kembali terlibat dalam persaingan dalam perburuan pemain.

Dan berikut ini ada tiga pemain yang saat ini menjadi rebutan Barcelona dan juga Real Madrid.

TAKEFUSA KUBO

Jika saja Joao Felix mendapatkan julukan jika dirinya adalah Tne New Cristiano Ronaldo, maka Takefuso Kubo pantas untuk mendapatkan julukan Lionel Messi dari Jepang. Hal itu lantaran Kubo punya teknik mengolah bola yang luar biasa dan kelincahannya bisa dibilang mirip Lionel Messi. Berposisi sebagai seorang gelandang, Kubo berhasil menciptakan begitu banyak peluang.

Sebenarnya Kubo sendiri sudah didapatkan oleh Barcelona akan tetapi karena larangan FIFA mengenai transfer pemain dibawah umur maka dengan terpaksa Barcelona melepaskan Kubo secara gratis. Akan tetapi dikabarkan Barca punya kesepakatan dengan Kubo, jika Kubo bermain di Eropa maka akan bermain untuk Barcelona, dan Real Madrid dikabarkan siap merusak kesepakatan itu.

LUKA JOVIC

Yang kedua ada Luka Jovic pemain andalan Frankfurt ini rupanya juga menjadi rebutan Real Madrid dan Barcelona, pemain ini dibandrol oleh Frankfurt dengan harga yang cukup tinggi yaitu 70 Juta Euro atau setara dengan Rp. 1,1 Triliun.

JOAO FELIX

The New Cristiano Ronaldo ini juga menjadi rebutan untuk Barca dan Madrid, dibanding dengan Lukoa Jovic harga Felix lebih mahal, Benfica hanya akan melepaskan Felix jika ada yang membeli dengan harga 120 Juta Euro atau setara dengan Rp. 1,9 Triliun.